Sejak peluncuran terbaru, Marvel Rivals terus memikat perhatian pemain di seluruh dunia. Namun, dengan pengumuman pembaruan patch yang datang pada 13 Maret 2025, banyak pemain mulai meragukan filosofi keseimbangan dalam permainan ini. Pembaruan ini bertujuan untuk memperkuat beberapa karakter seperti Iron Man, Cloak & Dagger, dan Human Torch, tetapi keputusan pengembang tampaknya menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
Filosofi Pengembang dan Respon Pemain
Seiring dengan hadirnya perubahan besar dalam pembaruan ini, pertanyaan besar pun muncul: apakah Marvel Rivals masih bisa dianggap sebagai game yang kompetitif? Salah satu elemen yang paling menjadi sorotan adalah dominasi meta strategi rangkap tiga yang masih mendominasi permainan, bahkan setelah pembaruan ini diterapkan. Beberapa pemain merasa bahwa perubahan ini tidak cukup untuk menghadirkan variasi strategi yang dapat mendiversifikasi gameplay dan menciptakan pengalaman yang lebih seru di kompetisi.
Dalam pembaruan ini, perubahan besar akan dialami oleh karakter-karakter seperti Human Torch, yang menjadi perdebatan panas di kalangan komunitas. Meskipun awalnya banyak yang mengantisipasi bahwa karakter ini akan menjadi duelist yang tangguh, kenyataannya Human Torch justru kalah saing dengan karakter-karakter dari Fantastic Four lainnya seperti Invisible Woman dan The Thing. Pembaruan terbaru yang meningkatkan kecepatan Fire Cluster dan kerusakan Tornado Api, serta peningkatan biaya pamungkas, dinilai oleh beberapa pemain sebagai langkah yang mungkin justru merugikan karakter tersebut.
Cloak & Dagger: Peningkatan yang Dipertanyakan
Selain Human Torch, perubahan pada Cloak & Dagger juga mengundang kritikan. Karakter ini sebelumnya banyak dipilih pada bulan Februari, namun beberapa pemain merasa peningkatan yang dilakukan oleh NetEase terlalu minim. Perubahan seperti peningkatan penyembuhan langsung pada Lightforce Dagger dari 10 menjadi 16 dinilai tidak cukup signifikan untuk menjadikan mereka pilihan utama di kancah kompetitif. Sejumlah penggemar berpendapat bahwa yang dibutuhkan adalah peningkatan kemampuan pamungkas mereka, bukannya hanya memperkuat kemampuan penyembuhan.
Meta dan Esports: Apakah Marvel Rivals Terlalu Lambat?
Salah satu isu utama yang dihadapi Marvel Rivals adalah dominasi karakter-karakter strategis yang memperlambat tempo permainan. Penggunaan karakter seperti Invisible Woman, Loki, dan Luna Snow dalam komposisi triple strategist di turnamen Fight Night menunjukkan bahwa beberapa meta masih mendominasi, meskipun perubahan telah dilakukan. Bogur, kreator konten Marvel Rivals, mengungkapkan ketidakpuasannya melalui platform media sosial, menyatakan bahwa banyak pemain merasa seperti hanya menjadi penonton dalam pertandingan yang berlangsung lambat. Waktu rata-rata yang dihabiskan dalam pertandingan yang memakan waktu 5-7 hari kerja ini semakin memperkuat keluhan tersebut.
Antrean Peran: Solusi atau Tantangan?
Beberapa pemain mengusulkan sistem antrean peran sebagai solusi untuk masalah dominasi meta yang ada, berharap bahwa hal ini akan memaksa pemain untuk mencoba berbagai karakter, dan tidak hanya terpaku pada 18 duelist yang sudah mendominasi. Namun, pengembang tampaknya masih menutup kemungkinan tersebut, dengan alasan mereka ingin menjaga keseimbangan permainan. Dalam wawancara dengan METRO, Direktur Kreatif Guangyun Chen menegaskan bahwa mereka lebih memilih untuk memberikan lebih banyak opsi dalam susunan tim melalui desain hero dan mekanisme kerja sama tim yang lebih dinamis.
Masa Depan Marvel Rivals dan Esports
Dengan janji dua pahlawan baru setiap musim, Marvel Rivals memiliki rencana untuk menambahkan sepuluh pahlawan tambahan hingga akhir tahun 2025. Namun, hanya waktu yang akan menjawab apakah pengembang dapat mempertahankan keseimbangan antara konten baru dan daya saing di dunia esports. Sementara itu, komunitas pemain terus mempertanyakan apakah pengembang akan cukup responsif terhadap kritik ini dan jika keputusan mereka akan membawa permainan ini ke arah yang lebih baik atau malah memperburuk keadaan.
Secara keseluruhan, meskipun Marvel Rivals menghadirkan pembaruan menarik, banyak pemain yang merasa bahwa filosofi desain yang diterapkan saat ini lebih mengutamakan konten daripada kompetisi yang seimbang. Seiring dengan berkembangnya game ini, satu hal yang pasti—komunitas akan terus memberikan umpan balik, dan hanya dengan mendengarkan suara pemain, Marvel Rivals dapat terus bertahan di dunia esports yang penuh tantangan.